Siapa mau belajar IPA, ia akan menguasai dunia. Jika ingin pintar IPA, maka motivasikan dirimu selalu ingin tahu. Jadilah orang yang cerdas, kreatif, inovatif, trampil dan berguna

Kenakalan Remaja

Tawuran antar pelajar ( Illustrasi )
Kenakalan remaja dapat dikategorikan ke dalam perilaku menyimpang. Dalam perspektif perilaku menyimpang masalah sosial terjadi karena terdapat penyimpangan perilaku
dari berbagai aturan-aturan sosial ataupun dari nilai dan norma social yang berlaku. Perilaku menyimpang dapat dianggap sebagai sumber masalah karena dapat membahayakan tegaknya sistem sosial.



Untuk mengetahui latar belakang perilaku menyimpang perlu membedakan adanya perilaku menyimpang yang tidak disengaja dan yang disengaja, diantaranya karena si pelaku kurang memahami aturan-aturan yang ada. Sedangkan perilaku yang menyimpang yang disengaja, bukan karena si pelaku tidak mengetahui aturan. Hal yang relevan untuk memahami bentuk perilaku tersebut, adalah mengapa seseorang melakukan penyimpangan, sedangkan ia tahu apa yang dilakukan melanggar aturan.

Yang dimaksud remaja adalah mereka yang berusia antara 13-18 tahun. Pada usia ini mereka telah melampaui masa anak-anak, namun dari segi mental dan emosional masih terlalu labil atau belum cukup matang untuk dikatakan dewasa. Masa remaja adalah masa transisi untuk menuju masa dewasa.


Pengertian Kenakalan Remaja


Pada dasarnya kenakalan remaja menunjuk pada suatu bentuk perilaku remaja yang tidak sesuai dengan norma-norma yang hidup di dalam masyarakatnya. Kartini Kartono ( Ilmuwan Sosiologi ) dalam bukunya mengatakan remaja yang nakal itu disebut pula sebagai anak cacat sosial. Mereka menderita cacat mental disebabkan oleh pengaruh sosial yang ada ditengah masyarakat, sehingga perilaku mereka dinilai oleh masyarakat sebagai suatu kelainan dan disebut “kenakalan”. Dalam Bakolak inpres no: 6 / 1977 , dikatakan bahwa kenakalan remaja adalah kelainan tingkah laku / tindakan remaja yang bersifat anti sosial, melanggar norma sosial, agama serta ketentuan hukum yang berlaku dalam masyarakat.


Menurut para ahli, kenakalan remaja merupakan gejala patologi sosial pada remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial dan akibatnya mereka mengembangkan bentuk perilaku yang menyimpang. Atau kenakalan remaja merupakan kumpulan dari berbagai perilaku remaja yang tidak dapat diterima secara sosial hingga terjadi tindakan asusila, tindakan kriminal dan tindakan yang bertentangan dengan norma agama.


Jenis-jenis kenakalan remaja

1. Tawuran antar kelompok
2. Penyalahgunaan narkoba
3. Sex bebas
4. Minum-minuman keras
5. Merokok
6. Tindakan kriminal ( mencuri, mencopet, menodong dll )
7. Balapan motor liar / Kebut-kebutan
8. Membolos sekolah
9. Membaca buku porno / menonton film porno

Penyebab terjadinya kenakalan remaja


Kenakalan remaja atau penyimpangan perilaku remaja terhadap norma-norma sosial , agama dan hukum yang berlaku dapat disebabkan dari faktor remaja itu sendiri ( faktor internal ) dan faktor dari luar ( faktor external ) :


1. Faktor Internal

a. Krisis Identitas

Perubahan biologis dan sosiologis pada diri remaja, menyebabkan terbentuknya perasaan dan konsistensi / kestabilan dalam kehidupannya. Di dalam interaksi sosial mereka gagal mencapai identitas peran di sosial tersebut.


b. Kontrol diri yang lemah

Remaja yang tidak bisa mempelajari atau memahami norma-norma sosial yang berlaku maka mereka akan terseret dalam perilaku menyimpang atau nakal. Mereka harus mengetahui perilaku-perilaku mana yang diterima dan perilaku-perilaku mana yang tidak diterima. Namun bagi mereka yang telah mengetahui norma-norma sosial, tapi mereka tidak bisa mengontrol dirinya sendiri, maka mereka juga akan terseret dalam perilaku menyimpang atau nakal.


2. Faktor external

a. Keluarga

Perilaku negatif remaja bisa timbul karena :

* Dampak perceraian ( broken home )
* Kurangnya komunikasi antar anggota keluarga
* Pertengkaran antar anggota keluarga
* Pendidikan yang salah dalam keluarga
* Tidak memberikan pendidikan agama
* Penolakan terhadap existensi anak dalam keluarga

b. Teman pergaulan yang kurang baik

c. Lingkungan sosial tempat tinggal yang kurang baik.

0 Silakan beri komentar di sini:

Poskan Komentar