Siapa mau belajar IPA, ia akan menguasai dunia. Jika ingin pintar IPA, maka motivasikan dirimu selalu ingin tahu. Jadilah orang yang cerdas, kreatif, inovatif, trampil dan berguna

Gerak dan Kecepatan


A. PENGERTIAN GERAK
      a.


 
                            
   
    

Bila troly (A) didorong dari titik X ke Y, maka:
-          Troly (A) bergerak terhadap titik X dan Y
-          Mengapa ? Karena kedudukan troly (A) berubah terhadap titik X maupun Y.

       b.                                                                                                                         
    





Bila troly (P) dan (Q) ditarik, maka:
-          Troly (P) bergerak terhadap titik X dan Y
-          Troly (Q) bergerak terhadap titik X dan Y, tetapi
-          Troly (P) tidak bergerak terhadap troly (Q), karena kedudukan kedua troly tersebut tidak berubah (tetap).

Kesimpulan;
1.Benda dikatakan bergerak bila kedudukannya berubah terhadap benda lain sebagai acu-
   an (patokan).
2.Benda dikatakan diam bila kedudukannya tidak mengalami perubahan (tetap) terhadap
   titik acuannya.
3.Gerak mempunyai pengertian relatif, sebab benda dikatakan diam atau bergerak ditin -
   jau terhadap benda lain yang dipakai sebagai acuan.

B. MACAM-MACAM GERAK
1. Macam gerak menurut lintasannya:
a.    Gerak lurus, yaitu gerak benda yang lintasannya berupa garis lurus.
Misalnya; - Gerak kelereng di atas lantai
                 - Gerak jatuh bebas
                 - Pensil bergerak menyusuri penggaris
                 - Gerak kereta api saat meninggalkan stasiun.

b.    Gerak parabola, yaitu gerak yang lintasannya berupa garis lengkung
Misalnya; - Gerak batu yang dilempar miring ke atas
                 - Gerak bola yang melambung
                 - Gerak peluru pada tolak peluru.

c.    Gerak melingkar, yaitu gerak yang limtasannya berupa garis lingkaran.
Misalnya; - Gerak jarum jam
                 - Gerak baling-baling pada kipas angin
                 - Gerak ban mobil, saat berjalan.

2. Macam gerak berdasarkan keadaannya
a.    Gerak sesungguhnya, misalnya mobil bergerak meninggalkan terminal.
b.    Gerak semu, yaitu gerak benda yang tidak sebenarnya.

Misalnya; 
- gerak matahari dari timur ke barat
- tiang-tiang listrik yang kelihatan bergerak, bila diamati dari dalam mobil yang sedang melaju.


C.   KECEPATAN
       Benda yang bergerak memiliki kecepatan.
 Kecepatan adalah jarak perpindahan dibagi waktu tempuhnya.








Kecepatan dapat juga diartikan kelajuan yang mempunyai arah. 
Angka yang ditunjuk oleh jarum Speedometer, sebenarnya adalah besarnya kelajuan

Kecepatan Rata-rata

Benda yang bergerak, kecepatannya tidaklah selalu tetap (mengalami perubahan).
Untuk menentukan kecepatan yang berubah-ubah tersebut, diperlukan kecepatan rata-rata.
Kecepatan rata-rata adalah hasil bagi perpindahan total yang ditempuh dengan selang waktu total untuk menempuh perpindahan tersebut.

















Benda bergerak lurus beraturan, bila lintasan geraknya lurus dan kecepatannya setiap saat selalu sama (tetap).
Misalnya ; - Gerak pasukan yang sedang berbaris
                  - Mobil bergerak secara stasioner.
 
Gambar ketukan pita ticker timer pada GLB; 






Jarak setiap ketukan selalu sama (tetap).

Grafik;  a. Hubungan antara kecepatan (V) dengan selang waktu tempuh ( t ) adalah:











b. Hubungan antara jarak tempuh (S) dengan selang waktu tempuh (t) adalah:











E.   GERAK LURUS BERUBAH BERATURAN ( GLBB )
Suatu benda dikatakan bergerak lurus berubah beraturan, jika lintasannya lurus dan kecepatannya berubah secara teratur.
Ada 2 macam GLBB yaitu ;
  1. Gerak lurus dipercepat beraturan
Hal ini terjadi jika kecepatan benda yang bergerak bertambah secara beraturan.
Contoh : - Benda yang dijatuhkan dari ketinggian tertentu (Gerak Jatuh Bebas)
               - Gerak kelereng saat menuruni bidang miring.






Keterangan;
                                Vt = kecepatan selama t sekon ( m/s )
                                Vo= kecepatan awal ( m/s )
                                 a  = percepatan ( m/s2 )
                                 t  = waktu tempuh ( sekon )
                                St = jarak yang ditempuh selama t sekon ( meter ).

Gambar ketukan pita ticker timer pada GLBB dipercepat;





 
Jarak ketukan semakin lama semakin bertambah panjang











a. Pola titik-titik jika benda dipercepat b. Pola titik-titik jika benda diperlambat
Grafik ; a. Hubungan antara kecepatan (V) terhadap waktu tempuh (t) pada GLBB dipercepat
 









 

b. Hubungan antara jarak tempuh (S) terhadap waktu tempuh (t) pada GLBB dipercepat
  










2.  Gerak lurus diperlambat beraturan
     Hal ini terjadi jika kecepatan benda yang bergerak berkurang secara teratur.
     Contoh : 

         - Sebutir batu yang dilempar ke atas  
         - Naik sepeda di jalan tanjakan
         - Sepeda motor yang bergerak kemudian direm sampai berhenti.
      






    Keterangan ;   - a = Perlambatan

    Gambar ketukan pita ticker timer pada GLBB diperlambat :






    Jarak ketukan semakin lama semakin berkurang panjangnya.

    Grafik ; a. Hubungan antara kecepatan (V) terhadap waktu tempuh (t) pada GLBB diperlambat













    b. Hubungan antara jarak tempuh (S) terhadap waktu tempuh (t) pada GLBB diperlambat









      

    F. PERCEPATAN dan PERLAMBATAN

    a. Percepatan
     
     
     



    Keterangan ;
    a        =   percepatan ( m/s2 )
    V1       =   kecepatan awal (m/s)
    V2       =   kecepatan akhir (m/s)
    Dt      =   waktu tempuh (sekon)

    b. Perlambatan
        Yaitu pengurangan kecepatan setiap sekonnya.
        Perlambatan dapat dikatakan pula sebagai percepatan dengan tanda negatif ( - a ).

    3 Silakan beri komentar di sini: